Penyuluhan Pencegahan Bullying di Pesantren SMB dari Polda Sumsel

Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif, Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin Palembang menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Bullying yang diikuti oleh seluruh santri.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada santri mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak negatif yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan pesantren. Melalui penyuluhan ini, santri diajak untuk menumbuhkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, membangun empati, serta menjalin persaudaraan yang kuat antar sesama.

Dalam penyampaian materi, para peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga ucapan, perilaku, dan interaksi sosial agar tidak menimbulkan tindakan perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media digital. Selain itu, santri juga diberikan pemahaman tentang pentingnya melaporkan setiap bentuk bullying kepada guru atau pengasuh pesantren agar dapat segera ditangani dengan baik.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta budaya pesantren yang ramah, aman, dan penuh kasih sayang, sehingga seluruh santri dapat belajar, beribadah, dan mengembangkan potensi diri secara optimal.

“Bersama Cegah Bullying, Wujudkan Pesantren yang Aman, Nyaman, dan Berakhlakul Karimah.”

Kegiatan Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

Dalam rangka menyambut dan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin Palembang melaksanakan kegiatan Pawai Obor yang diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, dan civitas pesantren.

Kegiatan pawai obor berlangsung dengan penuh semangat dan khidmat sebagai wujud syukur atas datangnya tahun baru Hijriah sekaligus sebagai sarana menumbuhkan kecintaan kepada syiar Islam. Para peserta berjalan bersama sambil membawa obor, melantunkan shalawat, takbir, dan doa, sehingga menciptakan suasana yang religius dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dapat meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Pawai obor juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat menyambut tahun baru Islam dengan kegiatan yang positif, edukatif, dan bernilai ibadah.

Semoga Tahun Baru Islam 1448 Hijriah membawa keberkahan, kemajuan, dan kesuksesan bagi seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin Palembang serta umat Islam pada umumnya.

“Semangat Hijrah, Menebar Cahaya Islam, Meraih Ridha Allah SWT.”

Ujian Akhir Sekolah Semester II/Genap

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap dapat dilaksanakan dengan baik. Ujian ini merupakan salah satu sarana untuk mengukur capaian kompetensi, pemahaman materi, serta hasil belajar santri selama satu semester.

Semoga seluruh santri diberikan kemudahan, ketelitian, dan kelancaran dalam mengerjakan setiap soal, serta memperoleh hasil yang terbaik sesuai dengan usaha dan ikhtiar yang telah dilakukan.

Ujian Munaqosah Kelas XII MA Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga Ujian Munaqasah Kelas XII dapat dilaksanakan. Ujian Munaqasah merupakan salah satu bentuk evaluasi akhir bagi santri untuk mengukur capaian pembelajaran, penguasaan ilmu keislaman, hafalan Al-Qur’an, serta kesiapan mereka sebelum menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren.

Semoga seluruh santri diberikan kemudahan, kelancaran, ketenangan, dan hasil yang terbaik. Semoga ilmu yang telah dipelajari menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan, serta menjadi bekal dalam melanjutkan pendidikan dan mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.


Tasmi’ Santri Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin

TASMI’ AL-QUR’AN
Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin Palembang

“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, dengan rahmat dan karunia Allah SWT, kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an dapat terlaksana sebagai sarana bagi para santri untuk memperdengarkan hafalan Al-Qur’an di hadapan para asatidz, orang tua, dan masyarakat. Tasmi’ merupakan salah satu metode penting dalam menjaga, menguatkan, serta meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an melalui proses memperdengarkan hafalan secara langsung.”

Semoga kegiatan Tasmi’ ini menjadi wasilah lahirnya generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah, istiqamah dalam menjaga hafalan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

“Dengan Tasmi’, Menguatkan Hafalan, Menjaga Kemurnian Al-Qur’an, dan Meraih Ridha Allah SWT.”

“Tasmi’ Al-Qur’an: Mengokohkan Hafalan, Menumbuhkan Keberkahan.”

“Barakallahu fiikum kepada seluruh santri yang telah berjuang menghafal dan memperdengarkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Semoga Allah SWT menjadikan kalian penjaga Al-Qur’an yang istiqamah dan membawa keberkahan bagi umat.”