Upacara Bendera Hari Senin Tanggal 03 Agustus 2026

Upacara bendera hari Senin dengan tema “Disiplin” di Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin menjadi momen penting dalam membentuk karakter santri yang tertib, bertanggung jawab, dan cinta tanah air. Dengan penuh khidmat, setiap rangkaian upacara diikuti sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan serta penguatan nilai kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Upacara Bendera Hari Senin Tanggal 27 Juli 2026

Upacara bendera hari Senin di Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin menjadi momen penting dalam menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa cinta tanah air bagi seluruh santri. Dengan penuh khidmat, setiap rangkaian upacara diikuti sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan serta penguatan karakter generasi bangsa. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok, Abi M. Soni Suharosno, S.Pd.I., M.Si., S.H., M.H., CH., C.ITE

Masa Ta’aruf Santri (MATASANTRI) Tahun Ajaran 2026-2027

Masa Ta’aruf Santri merupakan kegiatan awal yang dirancang untuk menyambut dan mengenalkan santri baru dengan lingkungan pesantren. Melalui kegiatan ini, para santri diajak untuk memahami tata tertib, budaya, serta nilai-nilai kehidupan yang menjadi ciri khas pesantren.

Selain itu, Masa Ta’aruf Santri menjadi momen penting untuk membangun kebersamaan, mempererat ukhuwah, serta menumbuhkan rasa nyaman dalam menjalani kehidupan baru. Para santri juga diperkenalkan dengan para asatidz, sistem pembelajaran, serta berbagai aktivitas yang akan dijalani selama mondok.

Dengan suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat, kedisiplinan, serta kesiapan mental santri dalam menuntut ilmu. Inilah langkah awal menuju pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, dan penuh keberkahan.

 

Pembekalan dan Masa Ta’aruf Santri (MATASANTRI)

Pembekalan Santri dan Masa Ta’aruf Santri merupakan langkah awal yang penting dalam perjalanan para santri baru memasuki kehidupan pesantren. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar tentang lingkungan, tata tertib, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi di pesantren.

Melalui pembekalan ini, para santri dibimbing untuk mengenal budaya belajar, membangun kedisiplinan, serta menanamkan akhlak mulia sebagai landasan utama dalam menuntut ilmu. Sementara itu, Masa Ta’aruf Santri menjadi momen berharga untuk saling mengenal, baik antar sesama santri maupun dengan para asatidz dan lingkungan pesantren.

Dengan suasana yang penuh kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat, kemandirian, serta kesiapan mental santri dalam menjalani kehidupan baru di pesantren. Inilah awal dari perjalanan menuju pribadi yang berilmu, beradab, dan penuh keberkahan.

Tes Penerimaan Santri Baru Tahun 2026-2027

Rangkaian kegiatan Penerimaan Santri Baru diawali dengan Tes Santri Baru sebagai tahap seleksi untuk mengukur kemampuan dasar calon santri, baik dalam bidang keagamaan maupun akademik. Tes ini menjadi langkah awal dalam mengenal potensi serta kesiapan santri dalam menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.

Selanjutnya, para santri yang dinyatakan lulus akan mengikuti Pembekalan Santri dan Masa Ta’aruf Santri. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tata tertib, budaya pesantren, serta nilai-nilai akhlak yang menjadi landasan utama dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui rangkaian ini, diharapkan para santri mampu beradaptasi dengan baik, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, beradab, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan penuh keberkahan.

Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pagar Nusa Santri Ponpes SMB

🥋 UJIAN KENAIKAN TINGKAT PAGAR NUSA 🥋

Bismillahirrahmanirrahim.

Dengan semangat juang, disiplin, dan istiqamah, para peserta mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat Pagar Nusa sebagai bagian dari proses pembinaan untuk menjadi pesilat yang tangguh, berakhlakul karimah, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

Ujian ini bukan sekadar menguji kemampuan teknik bela diri, tetapi juga mental, kedisiplinan, tanggung jawab, kesabaran, dan keteguhan hati dalam mengamalkan ajaran yang telah dipelajari.

Semoga seluruh peserta diberikan kelancaran, kesehatan, serta hasil terbaik sesuai dengan usaha yang telah dilakukan. Teruslah berlatih, menjaga adab, dan mengharumkan nama Pagar Nusa di mana pun berada.

“Berani karena benar, kuat karena iman, dan bersaudara tanpa batas.”

Selamat berjuang kepada seluruh peserta. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan.

Pembagian Rapot Semester Genap/II Tingkat Ula (MI), Wustha (MTs), dan Ulya (MA)

📚 PEMBAGIAN RAPOR SEMESTER GENAP 📚

Alhamdulillah, proses pembelajaran selama satu semester telah selesai. Kini saatnya menerima hasil dari ikhtiar, kerja keras, dan doa yang telah dilakukan.

Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik atas capaian yang telah diraih. Jadikan rapor hari ini sebagai bahan evaluasi untuk terus belajar, berkembang, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Bagi yang telah memperoleh hasil memuaskan, tetaplah rendah hati dan terus berprestasi. Bagi yang hasilnya belum sesuai harapan, jangan berkecil hati karena setiap usaha adalah langkah menuju keberhasilan.

Terima kasih kepada seluruh bapak, ibu, dan wali murid atas kepercayaan, dukungan, serta kerja sama yang telah diberikan selama satu semester ini. Semoga sinergi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik terus terjalin demi mewujudkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berprestasi.

Rapor bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk melangkah lebih baik di semester berikutnya.

0-0x0-0-0#

Penyuluhan Pencegahan Bullying di Pesantren SMB dari Polda Sumsel

Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif, Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin Palembang menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Bullying yang diikuti oleh seluruh santri.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada santri mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak negatif yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan pesantren. Melalui penyuluhan ini, santri diajak untuk menumbuhkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, membangun empati, serta menjalin persaudaraan yang kuat antar sesama.

Dalam penyampaian materi, para peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga ucapan, perilaku, dan interaksi sosial agar tidak menimbulkan tindakan perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media digital. Selain itu, santri juga diberikan pemahaman tentang pentingnya melaporkan setiap bentuk bullying kepada guru atau pengasuh pesantren agar dapat segera ditangani dengan baik.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta budaya pesantren yang ramah, aman, dan penuh kasih sayang, sehingga seluruh santri dapat belajar, beribadah, dan mengembangkan potensi diri secara optimal.

“Bersama Cegah Bullying, Wujudkan Pesantren yang Aman, Nyaman, dan Berakhlakul Karimah.”