



































Pengajian Bulanan dan Syukuran Puasa Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin yaitu kegiatan rutin pesantren yang dilaksanakan setiap bulan dalam rangka mempererat ukhuwah islamiyah, meningkatkan keimanan dan ketakwaan santri, guru, serta wali santri, sekaligus sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas terlaksananya puasa riyadhoh dengan penuh keikhlasan dan kedisiplinan.


































































SMB MART adalah unit usaha ritel/mini market milik Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin Palembang yang didirikan sebagai sarana penyedia kebutuhan sehari-hari santri, guru, karyawan, dan masyarakat sekitar. Kehadiran SMB MART bertujuan:
Mendukung kemandirian ekonomi pesantren melalui usaha produktif yang berkelanjutan.
Menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, produk berkualitas, dan pelayanan ramah.
Menjadi media pendidikan kewirausahaan bagi santri, sehingga mereka bisa belajar praktik bisnis dan manajemen usaha.
Membangun kepercayaan masyarakat dengan menghadirkan pusat belanja yang amanah, transparan, dan islami.
📌 Visi:
“Menjadi pusat belanja terpercaya, islami, dan berkah bagi santri serta masyarakat sekitar.”
📌 Misi:
Menyediakan produk yang halal, sehat, dan bermanfaat.
Menciptakan pelayanan yang jujur, ramah, dan profesional.
Mengembangkan usaha pesantren yang mandiri dan berdaya saing.
Memberikan pengalaman belajar kewirausahaan bagi santri.











Pondok Pesantren Sultan Mahmud Badaruddin Palembang
Tahun Ajaran 2025/2026
“Membentuk Santri yang Berakhlak, Mandiri, dan Siap Mengabdi”
Melatih kemandirian dan kesiapan belajar di lingkungan pesantren.
📅 Tanggal: Senin–Sabtu, 14–19 Juli 2025
⏰ Waktu: Pukul 07.00–12.30 WIB
📍 Tempat: Aula dan Area Pondok Pesantren SMB
Susunan Acara MPLS:
Senin, 14 Juli 2025
11.00 – 12.30 : Pengenalan Santri (Ossamaba)
Selasa, 15 Juli 2025
Rabu, 16 Juli 2025
Kamis, 17 Juli 2025
Jum’at, 18 Juli 2025
Sabtu, 19 Juli 2025

























































Pembekalan santri baru merupakan kegiatan penting dalam rangka memberikan pengenalan awal kepada para santri terhadap sistem pendidikan, tata tertib, nilai-nilai pesantren, serta lingkungan tempat mereka menuntut ilmu. Kegiatan ini bertujuan agar para santri dapat beradaptasi dan mengikuti kehidupan pesantren dengan baik.
Memberikan pemahaman tentang visi, misi, dan aturan pondok pesantren.
Menanamkan nilai-nilai dasar kepesantrenan seperti kedisiplinan, kemandirian, dan akhlakul karimah.
Membantu santri baru menyesuaikan diri dengan lingkungan pesantren.
Memperkenalkan program-program pendidikan dan ekstrakurikuler.
Kegiatan pembekalan santri ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat bagi para santri baru untuk menjadi pribadi yang unggul dalam ilmu dan akhlak, serta siap menghadapi tantangan zaman dengan dasar keislaman yang kokoh.































Rihlah islamiyah Ponpes SMB yaitu Ziarah ke makam para wali Allah adalah salah satu bentuk ibadah yang bertujuan untuk mengingat kematian, meneladani perjuangan para kekasih Allah, dan mempererat hubungan spiritual antara umat dengan ulama pewaris nabi. Wali Allah adalah hamba-hamba pilihan yang senantiasa istiqamah dalam ketaatan, menyebarkan ilmu, dan memperjuangkan agama Islam di tengah masyarakat.
Dalam tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, ziarah kubur—khususnya ke makam para wali—merupakan amalan yang dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:
“Kuntu nahaitukum ‘an ziyaratil quburi, ala fazuuruha fa innaha tuzakkirul maut.”
(Aku dahulu melarang kalian dari ziarah kubur, maka sekarang berziarahlah, karena itu dapat mengingatkan pada kematian.) — HR. Muslim
Ziarah bukan hanya sekadar kunjungan, namun juga momentum untuk:
Merenungkan makna kehidupan dan kematian.
Mengambil pelajaran dari jejak perjuangan dan keteladanan para wali.
Memperbanyak doa, dzikir, dan membaca Al-Qur’an untuk para ahli kubur.
Memohon kepada Allah dengan bertawassul melalui para wali yang dicintai-Nya.
Semoga dengan ziarah ini, hati kita menjadi lebih lembut, iman semakin kuat, dan semangat meneladani per
juangan para wali Allah senantiasa tumbuh dalam diri kita.














